Pay It Forward, Solusi Dunia Menjadi Lebih Baik

Sumber: imdb.com


Jika disuruh menuliskan film apa yang menginspirasi dan berkesan, saya akan langsung mempromosikan Pay It Forward (2000). Film yang dibintangi Haley Joel Osment -yang juga main di film Sixth Sense- ini membuat saya ingin melakukan ide besar mengubah dunia menjadi lebih baik.
Trevor (Haley Joel Osment) diberikan PR oleh gurunya tentang apa yang bisa mengubah dunia jadi lebih baik. Ia membuat suatu ide cerdas yang dinamai "Pay It Forward", dimana ketika seseorang mendapatkan kebaikan dan tidak bisa membalasnya langsung, maka ia harus memberikan kebaikan pada tiga orang lainnya.
Dimulai dari Trevor berbuat kebaikan dengan membiarkan seorang gelandangan tinggal di garasinya.
lalu
Si gelandangan berbuat kebaikan dengan memperbaiki mobil ibunya Trevor.
lalu

Ibunya Trevor memaafkan ibunya sendiri yang selama ini dibencinya.
lalu
Neneknya Trevor berbuat kebaikan dengan membebaskan anggota gengster.
lalu
Anggota gengster berbuat kebaikan dengan mengancam dokter untuk menolong seorang gadis cilik yang sedang kritis.
lalu
Ayah si gadis berbuat kebaikan dengan memberikan mobil secara cuma-cuma pada Chris, seorang wartawan.
Naaaaah, disinilah akhirnya Chris menelusuri darimana ide Pay It Forward itu.
"When Someone Does You A Big Favor, Don't Pay It BACK! Pay it FORWARD!" -Pay It Forward (2000)
Seandainya semua orang menonton film ini, akan ada banyak orang yang memberikan kebaikan. Konsepnya mungkin sama seperti MLM, member get member dan semakin lama semakin meluas. Seperti keberkahan yang dimulai dari hal kecil, meluas, menyebar ke seluruh negeri, mewabah dan membuat semua orang bahagia.
Ada beberapa hal yang saya dapatkan dan saya sadari hanya dengan menonton film ini:
  1. Tidak Semua Kebaikanmu Harus Dibalas Langsung, karena mungkin orang yang kamu bantu hanya bisa mendoakan, dan justru doa itulah yang membuatmu mendapatkan kesehatan, rezeki, dan kebaikan yang banyak. Seperti ibunya Trevor yang mobilnya diperbaiki si gelandangan, ia tidak membalas kebaikan langsung pada si gelandangan, tapi kebaikan itu diteruskan dengan memaafkan ibunya.
  2. Tidak Butuh Alasan Untuk Berbuat Baik, kenapa harus menunggu untuk berbuat baik, padahal selama ini kita hidup enak, uang banyak, itu adalah kebaikan dari Allah yang harus kita bagi pada orang lain. Seperti yang dilakukan Trevor yang membolehkan seorang gelandangan tinggal di garasinya. Karena dia tahu, dengan berbuat baik seperti itu, ide cerdas "Pay It Forward" bisa berkelanjutan.
  3. Tidak Ada Cara yang Salah Untuk Berbuat Baik. Seperti yang dilakukan si gengster yang mengancam dokter untuk menyelamatkan nyawa si gadis. Caranya mungkin kurang baik, karena si gengster menodongkan pistol. Tapi, kalau tidak begitu, mungkin si dokter tidak akan mau memeriksa si gadis yang sedang kritis. Menurut saya, cara barbar seperti itu tidak salah, karena si gengster berhasil menyelamatkan nyawa si gadis secara tidak langsung. Walaupun ia harus diamankan polisi setelahnya.
  4. Berbuat Baiklah, Kebaikan Akan Kembali Padamu. Jika saat itu Trevor tidak punya ide brilian ini, alurnya tentu berbeda. Ibu dan neneknya akan tetap bermusuhan, gadis kecil itu belum tentu selamat, dan ayah si gadis belum tentu mau memberikan mobil secara gratis.
  5. Ternyata MLM Memang Metode Efektif Menyebarkan Sesuatu. Coba kita belajar dari semangat orang-orang pengikut MLM. Mereka selalu semangat mengajak orang lain untuk ikut membeli dan menjual produk. Semangat untuk membuat orang lain merekrut anggota baru yang terus menggurita. Harusnya kita juga bisa berbuat kebaikan dengan merekrut orang-orang baru melakukan Pay It Forward ini.
  6. Pay It Forward Adalah Solusi Dunia Menjadi Lebih Baik. Contohnya saya yang mendapatkan satu kebaikan dari menonton film ini. Saya harus berbuat 3 kebaikan. Salah satunya saya bagikan ke grup ibu-ibu blogger untuk berbuat baik pada suaminya. Nanti suaminya berbuat baik pada bosnya. Bosnya berbuat baik pada Kepala Kantor. Kepala Kantor berbuat baik pada Dirjen. Dirjen berbuat baik kepada Pak Presiden. Pak Presiden berbuat baik kepada seluruh rakyat Indonesia dengan menambah subsidi BBM. Waaaaaah, luar biasa sekali efek domino dari ide Trevor ini. Ngarep..
  7. Ketika Orang Baik Meninggal, Kebaikannya Tetap Hidup. Di ending cerita Trevor dibunuh temannya yang suka nge-bully. Tapi, gerakan 'Pay It Forward' sudah menyebar, kebaikan meman tidak pernah ikut mati.
Terkadang memang ide kecil dan remeh justru yang dapat membuat banyak perubahan. Jadi, jika kamu berbuat kebaikan, lakukan dengan ikhlas tanpa harus mengharap balas. Biarkan mereka melakukan untuk 3 orang lainnya. Karena merubah dunia tidak bisa sendirian, kita butuh banyak orang. Tapi, seperti kata Aa Gym, kebaikan harus dimulai dari diri sendiri, dari hal kecil, dan dimulai dari sekarang.'

Tonton aja deh filmnya, dan setelahnya pasti kamu ingin berbuat kebaikan yang baaaaanyak sekali untuk orang banyak. Semoga kita menjadi orang yang selalu baik dan menebarkan kebaikan.




































































4 komentar:

  1. udah nonton. sedih endingnya...hiks....mewek saya nonton film ini. dramatis banget.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tapi kebaikannya tetap dikenang dunia..

      Hapus
  2. aku belum nonton tapi ini wajib ditonton karena banyak banget yang bis adidapat ya mbak, thank you ya mbak atas pastisipasinya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah ada juri mampir nih.. Pasti lagi blogwalking ke semua peserta.. Besoknya siap2 nonton banyak film, mbak Ev..

      Hapus

Terima kasih Sudah Berkunjung. Silakan Tinggalkan Jejak, dan Beri Masukan Untuk Kemajuan :)

Google+ Followers